Review Drama Korea The Wind Blows (2019)

Sinopsis: 

Setelah mengetahui dirinya mengidap Alzheimer, Kwon Do Hoon (Kam Woo Sung) bercerai dengan istrinya, Lee Soo Jin (Kim Ha Neul). Karena terlalu mencintai istrinya, ia ngga ingin membebankannya untuk mengurus dirinya yang Alzheimer. Dengan terpaksa ia merahasiakan penyakitnya bahkan membuat Soo Jin benci padanya, agar Soo Jin bisa melupakan dan melanjutkan hidup bahagia tanpa dirinya. 




Review:

Setelah tertunda sebulanan dan malah kesusul dengan drakor dan film lain, akhirnya selesai juga nonton The Wind Blows. Episode 1-5 alurnya lambat, jadi cukup membosankan untuk saya yang ngga terlalu suka cerita dengan alur lambat. Tapi karena tertarik dengan premis dan juga para pemainnya akhirnya bisa bertahan. Lima episode pertama fokus menceritakan kehidupan pernikahan Do Hoon dan Soo Jin serta usaha Soo Jin supaya bisa cerai dari Do Hoon. Sampai-sampai ia harus berpura-pura jadi wanita lain untuk menggoda Do Hoon supaya ada alasan cerai kalau Do Hoon berselingkuh. 


Masuk ke episode 6, mulai ada pergerakan, setting sudah berpindah ke 5 tahun mendatang. Kehadiran beberapa tokoh baru dan konflik yang sesungguhnya mulai muncul membuat ceritanya jadi lebih menarik. Emosi penonton pun sudah dibuat campur aduk. Mulai episode 7 dan seterusnya ada aja adegan yang bikin hati terenyuh. Puncaknya di episode 8, waktu Soo Jin sudah tau keadaan Do Hoon yang sebenarnya dan alasan Do Hoon bercerai dengannya. Soo Jin marah, sedih, merasa dibohongi selama ini, tapi juga merasa bersalah. Bahkan jadi sempat depresi dan mengunci diri di apartemennya, hanya diam, tanpa makan, minum, dan juga tidur. 


Untuk ending cerita, ngga bisa dibilang happy ending tapi juga ngga sad ending. Biarlah penonton masing-masing yang menilai. Meski ingatan Do Hoon semakin memburuk dan bahkan sudah lupa dengan semua orang, termasuk dirinya sendiri, Soo Jin dan orang-orang di sekitarnya akhirnya bisa menerima dan menjalani kehidupan bersama Do Hoon di rumah impian mereka bersama Ah Ram. 


Dari drama ini bisa dilihat sebenarnya yang lebih menderita dari pengidap Alzheimer adalah keluarga dan orang terdekat mereka. Melihat seseorang yang mereka sayang yang dulunya menjalani kehidupan normal lalu tiba-tiba menjadi seperti orang yang berbeda adalah hal yang sangat menyedihkan. Dilupakan oleh orang tersayang sangat menyakitkan. 


Sekarang ngomongin tentang akting para pemainnya. Suka banget dengan para aktornya. Kam Woo Sung berakting sangat meyakinkan sebagai Do Hoon yang pengidap Alzheimer. Tatapannya kosong, linglung, diajak ngomong diem aja, seakan bener-bener punya dunianya sendiri. Kadang saya takut kalau tiba-tiba Do Hoon ini melakukan sesuatu yang berbahaya atau di luar nalar. Lalu teringat itu kan cuma akting.

Kim Ha Neul sebagai Soo Jin, wanita yang mandiri nan bersahaja. Memang udah paling cocok Kim Ha Neul dengan peran yang seperti itu.  Di tiap drama yang dibintanginya selalu sukses bikin saya ikutan nangis dan terhanyut dengan cerita dan karakter yang dimainkan. 

Hong Je Yi yang berperan sebagai Kwon Ah Ram, anak Soo Jin dan Do Hoon menjadi angin segar di tengah suasana yang mengharu biru. Aktingnya terlihat natural, lucu, dan menggemaskan. 


Untuk soundtrack di drakor ini bagi saya ngga terlalu memorable, tapi ada satu yang cukup bikin terngiang-ngiang yaitu lagu yang berjudul The More You Love Me by Hong Dae Kwang.

Kalau ada yang disuka, maka ada beberapa hal yang kurang disuka dari drama ini. Pertama, saat Soo Jin ingin menipu suaminya dengan berpura-pura menjadi wanita lain, Cha Yu Jeong, agak kurang masuk akal. Cuma bermodalkan make up dan hair style yang berbeda, suami dan orang-orang di sekitarnya sampai ngga mengenali. Padahal mukanya masih sama aja. Seharusnya dandanannya benar-benar dibuat berbeda atau bahkan mungkin diperankan oleh orang yang berbeda.

sebagai Cha Yu Jeong

Kedua, kisah Brian Jeong dan Ye Rim sangat membosankan, mungkin seharusnya setelah episode 6 ngga usah diangkat lagi kisah mereka karena ngga terlalu berhubungan dengan Soo Jin atau Do Hoon. Saya sampai harus skip setiap ada adegan mereka berdua. 

Kalau ingin mengangkat kisah lain selain Soo Jin dan Do Hoon seharusnya bisa lebih explore kisah Hang Seo dengan istrinya, Baek Soo Ah. Atau mungkin kisah persahabatan Do Hoon dan Hang Seo di masa kecil. Terharu dengan persahabatan Do Hoon dan Hang Seo. Hang Seo dengan tulus ikut ngurusin Do Hoon waktu Soo Jin belum tau Do Hoon sakit.

Secara keseluruhan, The Wind Blows cocok untuk yang mencari tontonan drama yang mengharu biru dengan kualitas pemain yang ngga usah diragukan lagi.

No comments:

Powered by Blogger.